Prosedur Pengajuan Klaim Asuransi Mobil

Salah satu pertimbangan memilih asuransi mobil baik All Risk maupun TLO adalah tentang bagaimana proses dan seberapa cepat klaim dilayani. Akan tetapi terkadang kurangnya informasi mengenai tata cara klaim baik untuk mobil bekas, baru, maupun kredit, menjadi salah satu penyebab masyarakat malas meng-asuransikan mobil kesayangannya? Oleh karena itu disini Asuransiku akan membagi tips bagaimana prosedur pengajuan klaim yang benar.

cara-mengajukan-klaim

Apa pengertian klaim?

Klaim adalah upaya pemegang polis (nasabah) untuk meminta ganti rugi kepada pihak perusahaan asuransi terhadap sebuah risiko yang terjadi, seperti kecelakaan atau pencurian terhadap mobil / aset lain yang di jamin.

Langkah Mengajukan Klaim

Lapor Pihak Asuransi

Jika terjadi insiden yang menimpa mobil, laporkan segera kejadian tersebut kepihak asuransi. Biasanya laporan kecelakan harus disampaikan kepada kepada perusahaan asuransi maksimal 3×24 jam setelah kejadian terjadi.

Ambil Foto Mobil

Jika saat insiden mobil masih bisa jalan, maka bisa langsung dibawa kebengkel rekanan terdekat, tentunya dengan persetujuan pihak asuransi. Namun jika terjadi di luar kota, foto kondisi mobil Anda untuk dijadikan bukti bahwa benar terjadi kecelakaan.

Buat Laporan Kehilangan Kepolisian

Jika mobil Anda dicuri atau dirampas oleh pihak tidak bertanggung jawab. Anda perlu buat laporan kehilangan di kantor polisi terdekat. Kemudian ceritakan kronologis kejadian yang dialami dengan jelas.

Dokumen Pelengkap

Dokumen Klaim Asuransi

Proses klaim baru akan dilakukan perusahaan asuransi apabila nasabah melengkapi dokumen pendukung seperti:

  1. Data Polis, buku polis sangat penting untuk memastikan bahwa kita benar-benar memiliki asuransi di perusahaan terkait.
  2. KTP dan STNK, dokumen ini perlu dilengkapi untuk memastikan bahwa kita adalah pemilik kendaraan tersebut.
  3. SIM, dokumen ini juga sangat penting untuk memastikan bahwa kita sudah memiliki izin untuk mengemudi.
  4. Surat Keterangan Kepolisian. Buatlah dokumen ini baik untuk kecelakaan maupun kehilangan.

Dokumen pengajuan klaim Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga (TJH III):

  1. Menyerahkan surat pernyataan tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga. Dokumen ini sangat berguna karena menjadi jaminan bahwa benar nasabah mengakibatkan kerusakan terhadap mobil pihak ketiga.
  2. Surat pernyataan tidak memiliki asuransi. Perusahaan asuransi tidak akan mau mengganti rugi jika pihak ketiga juga memiliki asuransi mobil. Dalam istilah asuransi hal ini dinamakan knock for knock agreement.
  3. SIM, KTP dan STNK, dokumen ini perlu dilengkapi untuk memastikan bahwa kita dan pihak ketiga adalah benar pemilik kendaraan tersebut.
  4. Surat Keterangan Kepolisian. Keterangan dari polisi sangat diperlukan untuk memastikan keabsahan bahwa benar, mobi kita telah menabrak atau membuat kerusakan bagi pihak ketiga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *